Pages
Blog Archive
About Me
- Ahmad Fauzi
- Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
- Bisa dilihat di http://muso9.com/akudw
Tampilkan postingan dengan label islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label islam. Tampilkan semua postingan
Apakah Sebenarnya Jin itu ? (5)
Minggu, Januari 09, 2011 | Diposting oleh
Ahmad Fauzi |
Edit Entri
![]() |
| Oleh : Abi Mursalat |
“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS Alam Nasyrah, 94:5-6)
Kandungan Surat Al-Jin dari ayat 1-28 merupakan suatu episode perjalanan nabi dan rasul, khususnya Ahmad bin Abdullah (nabi Muhammad Saw) sebagai rasulullah. Perjalanan itu begitu berat bagi nabi dalam mengemban tugas dari Allah Swt.
Banyak sekali kendala dan tantangan dari kaum Quraisy, sehingga rasul boleh dikata kurang berhasil dalam menyampaikan risalahnya di Mekah. Hal itu dapat dilihat dari lamanya berdakwah di Mekah, sekitar 13 tahun, tapi hanya sedikit saja yang mau beriman.
Proses Keimanan Menurut Al-Qur'an (2)
Selasa, September 21, 2010 | Diposting oleh
Ahmad Fauzi |
Edit Entri
![]() |
| Oleh : Abi Mursalat |
"Dan tidak ada seorangpun akan beriman kecuali dengan izin Allah; dan Allah menimpakan kemurkaan kepada orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya." (QS Yunus, 10:100)
Adapun cara atau methode yang dipakai sudah dicontohkan dalam Al-Qur'an. Sebagaimana yang telah dialami para nabi yang mengadakan perjanjian (Misaq) di hadapan Allah Swt. Mereka itu mengadakan perjanjian yang teguh (Misaq) untuk menjalankan segala perintah Allah dan meninggalkan laranganNya.
"Dan (ingatlah) ketika Kami mengambil perjanjian dari nabi-nabi dan dari kamu (sendiri) dari Nuh, Ibrahim, Musa dan Isa putra Maryam, dan Kami telah mengambil dari mereka perjanjian yang teguh." (QS Al-Ahzab, 33:7)
Proses Keimanan Menurut Al-Qur'an (1)
Senin, September 20, 2010 | Diposting oleh
Ahmad Fauzi |
Edit Entri
![]() |
| Oleh : Abi Mursalat |
"Yang mereka nanti-nanti tidak lain hanyalah kedatangan malaikat kepada mereka (untuk mencabut nyawa mereka) atau kedatangan (siksa) Tuhanmu atau kedatangan beberapa ayat Tuhanmu. Pada hari datangnya ayat dari Tuhanmu, tidaklah bermanfaat lagi iman seseorang kepada dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu, atau dia (belum) mengusahakan kebaikan dalam masa imannya. Katakanlah: "Tunggulah olehmu sesungguhnya Kamipun menunggu (pula)." (QS Al An'aam, 6:158)
Dasar
"Dan mengapa kamu tidak beriman kepada Allah padahal Rasul menyeru kamu supaya kamu beriman kepada Tuhanmu. Dan sesungguhnya Dia telah mengambil perjanjianmu jika kamu adalah orang-orang yang beriman." (QS Al-Hadiid, 57:8)
"Dialah yang menurunkan kepada hambaNya ayat-ayat yang terang (Al-Qur'an), supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya. Dan sesungguhnya Allah benar-benar Maha Penyantun lagi Maha Penyayang terhadapmu." (QS Al-Hadiid, 57:9)
"(Al-Qur'an) ini adalah penerangan bagi seluruh manusia, dan petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa." (QS Ali 'Imran, 3:138)
Kajian Surat Al-Jin (2)
Rabu, Januari 21, 2009 | Diposting oleh
Ahmad Fauzi |
Edit Entri
Oleh : Abi Mursalat
Iblis berkata: "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan ma'siat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara mereka." (QS 15:39-40)
Terjemah Surat Al Jin (QS 72 : 7-17)
7. Dan sesungguhnya mereka (jin) menyangka, sebagaimana persangkaan kamu (orang-orang kafir Mekah), bahwa Allah sekali-kali tidak akan membangkitkan seorang (rasul) pun.
8. Dan sesungguhnya kami telah mencoba mengetahui (rahasia) langit, maka kami mendapatinya penuh dengan penjagaan yang kuat dan panah-panah api.
9. Dan sesungguhnya kami dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit itu, untuk mendengarkan (berita-beritanya). Tetapi sekarang, barang siapa yang (mencoba) mendengar-dengarkan (seperti itu), tentu akan menjumpai panah api yang mengintai (untuk membakarnya).
10. Dan sesungguhnya kami tidak mengetahui (dengan adanya penjagaan itu), apakah keburukan yang dikehendaki bagi orang yang di bumi, ataukah Tuhan mereka menghendaki kebaikan bagi mereka.
11. Dan sesungguhnya di antara kami ada orang-orang yang saleh, dan di antara kami ada (pula) yang tidak demikian halnya. Adalah kami menempuh jalan yang berbeda-beda.
12. Dan sesungguhnya kami mengetahui, bahwa kami sekali-ka!i tidak akan dapat melepaskan diri (dari kekuasaan) Allah di muka bumii, dan sekali-kali tidak (pula) dapat melepaskan diri (dari pada) Nya dengan lari.
13. Dan sesungguhnya kami tatkala mendengar petunjuk (Al-Qur’an), kami beriman kepadanya. Barang siapa beriman kepada Tuhannya, maka ia tidak takut akan pengurangan pahala dan tidak (takut pula) akan penambahan dosa dari kesalahan.
14. Dan sesungguhnya di antara kami ada orang-orang yang taat, dan (ada pula) orang-orang yang menyimpang dari kebenaran. Barang siapa yang ta’at, maka mereka itu benar-benar telah memilih jalan yang lurus.
15. Adapun orang-orang yang menyimpang dari kebenaran, maka mereka menjadi kayu api neraka jahannam.
16. Dan bahwasanya, jikalau mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu (agama Islam), benar-benar Kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar (rezki yanq banyak).
17. Untuk Kami beri cobaan kepada mereka padanya. Dan barang siaoa yang berpaling dari peringatan Tuhannya, niscaya akan dimasukkan-Nya ke dalam azab yang amat berat.
Memahami Dien Al-Islam Dalam Kehidupan Yang Haq (1)
Sabtu, Desember 13, 2008 | Diposting oleh
Ahmad Fauzi |
Edit Entri
Oleh : Abi Mursalat
Berdasarkan asma Allah yang Rohman dan Rohim, umat Islam sedunia, khususnya perjuangan umat Islam Indonesia dalam mendhohirkan aqidah, yaitu Dien Al-lslam sebagai satu-satunya sistem hidup yang haq, tidak pernah surut dan tidak pernah berhenti sampai kapanpun.
Dan sejak Ahmad bin Abdullah dilahirkan di muka bumi, sampai menjadi Rosulullah dengan gelar Nabi Muhammad SAW ketika umur 40 tahunan, setelah menjalani perintah Allah ke Gua Hira. Misi Allah yang diamanatkan kepada Nabi Muhammad Rosulullah ketika menginjakkan kakinya yang pertama kali di abad 7 Masehi sampai berkembangnya Islam di pulau Jawa abad 12 dan mendhohirkan dirinya pada abad 15 Masehi di Demak, dengan Raden Patah yang menyerang koloni Portugal di Sunda Kelapa tahun 1527, melawan kompeni Belanda (VOC) dengan pahlawan-pahlawan jihadnya, seperti P. Diponegoro, Kyai Mojo dan seterusnya. Islam terus berkembang secara menyakinkan.
Kegagalan misi Raja Inggris, Richard yang berhati singa, dan Belanda sebagai sekutunya di bumi milik Allah Indonesia tercinta, adalah hasil kegigihan umat Islam bangsa Indonesia. Umat inilah yang menjadi penggerak mengusir penjajah Belanda dari Indonesia. Oleh sebab itu, sebagai curahan rasa syukur atas kemerdekaan ini, terlontarlah kata-kata ATAS BERKAT RAHMAT ALLAH YANG MAHA KUASA dalam preambule atau pembukaan UUD 1945.
Langganan:
Postingan (Atom)



