Pages

About Me

Foto Saya
Ahmad Fauzi
Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
Bisa dilihat di http://muso9.com/akudw
Lihat profil lengkapku
Tampilkan postingan dengan label Jin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jin. Tampilkan semua postingan

Apakah Sebenarnya Jin itu ? (5)

Oleh : Abi Mursalat
“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS Alam Nasyrah, 94:5-6)

Kandungan Surat Al-Jin dari ayat 1-28 merupakan suatu episode perjalanan nabi dan rasul, khususnya Ahmad bin Abdullah (nabi Muhammad Saw) sebagai rasulullah. Perjalanan itu begitu berat bagi nabi dalam mengemban tugas dari Allah Swt.

Banyak sekali kendala dan tantangan dari kaum Quraisy, sehingga rasul boleh dikata kurang berhasil dalam menyampaikan risalahnya di Mekah. Hal itu dapat dilihat dari lamanya berdakwah di Mekah, sekitar 13 tahun, tapi hanya sedikit saja yang mau beriman.

Apakah Sebenarnya Jin itu ? (4)

Oleh : Abi Mursalat
"Sehingga apabila mereka melihat azab yang diancamkan kepada mereka, maka mereka akan mengetahui siapakah yang lebih lemah penolongnya dan lebih sedikit bilangannya. Katakanlah: "Aku tidak mengetahui, apakah azab yang diancamkan kepadamu itu dekat ataukah Tuhanku menjadikan bagi (kedatangan) azab itu masa yang panjang?" (QS 72:24-25)

Bentuk kehidupan jahanam itu adalah rusaknya moral manusia secara merata. Dari sinilah kesengsaraan itu dimulai. Perang antar suku, antar bangsa, terjadi pembunuhan merajalela. Membunuh sudah tidak lagi dianggap sebagai tindak kejahatan besar, tapi sudah berubah menjadi suatu keharusan yang akan mendapat bintang bagi pelakunya.

Kehancuran di bidang ekonomi  yang menyengsarakan orang banyak sudah merupakan ilmu dalam bisnis. Pelacuran dengan menjual kehormatan sudah dianggap sebagai profesi dan lambang selebriti. Orang yang bersorban menjadikan ayat-ayat Allah sebagai modal dagangan untuk mendapatkan materi. Penguasa yang seharusnya menjadi penggembala, berubah menjadi pemburu yang sadis, dan lain sebagainya. Itulah bentuk adzab yang lebih menyengsarakan kehidupan dalam jangka panjang, sampai berabad-abad lamanya.

Kajian Surat Al-Jin (2)

Apakah Sebenarnya Jin itu ?

Oleh : Abi Mursalat

Iblis berkata: "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan ma'siat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara mereka." (QS 15:39-40)


Terjemah Surat Al Jin (QS 72 : 7-17)

7. Dan sesungguhnya mereka (jin) menyangka, sebagaimana persangkaan kamu (orang-orang kafir Mekah), bahwa Allah sekali-kali tidak akan membangkitkan seorang (rasul) pun.

8. Dan sesungguhnya kami telah mencoba mengetahui (rahasia) langit, maka kami mendapatinya penuh dengan penjagaan yang kuat dan panah-panah api.

9. Dan sesungguhnya kami dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit itu, untuk mendengarkan (berita-beritanya). Tetapi sekarang, barang siapa yang (mencoba) mendengar-dengarkan (seperti itu), tentu akan menjumpai panah api yang mengintai (untuk membakarnya).

10. Dan sesungguhnya kami tidak mengetahui (dengan adanya penjagaan itu), apakah keburukan yang dikehendaki bagi orang yang di bumi, ataukah Tuhan mereka menghendaki kebaikan bagi mereka.

11. Dan sesungguhnya di antara kami ada orang-orang yang saleh, dan di antara kami ada (pula) yang tidak demikian halnya. Adalah kami menempuh jalan yang berbeda-beda.

12. Dan sesungguhnya kami mengetahui, bahwa kami sekali-ka!i tidak akan dapat melepaskan diri (dari kekuasaan) Allah di muka bumii, dan sekali-kali tidak (pula) dapat melepaskan diri (dari pada) Nya dengan lari.

13. Dan sesungguhnya kami tatkala mendengar petunjuk (Al-Qur’an), kami beriman kepadanya. Barang siapa beriman kepada Tuhannya, maka ia tidak takut akan pengurangan pahala dan tidak (takut pula) akan penambahan dosa dari kesalahan.

14. Dan sesungguhnya di antara kami ada orang-orang yang taat, dan (ada pula) orang-orang yang menyimpang dari kebenaran. Barang siapa yang ta’at, maka mereka itu benar-benar telah memilih jalan yang lurus.

15. Adapun orang-orang yang menyimpang dari kebenaran, maka mereka menjadi kayu api neraka jahannam.

16. Dan bahwasanya, jikalau mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu (agama Islam), benar-benar Kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar (rezki yanq banyak).

17. Untuk Kami beri cobaan kepada mereka padanya. Dan barang siaoa yang berpaling dari peringatan Tuhannya, niscaya akan dimasukkan-Nya ke dalam azab yang amat berat
.

Kajian Surat Al-Jin (QS 72)

Apakah Sebenarnya Jin itu ? (1)

Oleh: Abi Mursalat

Surat Al-Jin termasuk surat Makkiyah yang diturunkan lebih dua tahun sebelum Hijrah, yaitu tatkala Rosulullah gagal berdakwah kepada orang-orang Thoif. Kemudian Nabi bertemu dengan orang Nasrani, yang kemudian taslim (taat, tunduk dan berserah diri) setelah dibacakan Al-Qur’an. Selanjutnya Nabi kembali ke Mekkah, menjumpai orang-orang di luar Mekkah yang melaksanakan ibadah haji. Nabi bertemu dengan serombongan orang-orang dari Yatsrib yang tidak dikenalnya. Orang-orang itu kemudian ditalwiyah (diajari) oleh Nabi, dan secara tak disangka-sangka orang-orang Yatsrib ini beriman kepada Nabi, dan menawarkan Nabi untuk hijrah ke negerinya (Yatsrib) yang sekarang kita kenal sebagai kota Madinah.

Ayat 1 s/d 6
1. Katakanlah (hai Muhammad): "Telah diwahyukan kepadaku, bahwasanya sekumpulan jin telah mendengarkan (Al-Qur’an), lalu mereka berkata: “Sesungguhnya kami telah mendengarkan Al-Qur'an yang menakjubkan,
2. (yang) memberi petunjuk kepada jalan yang benar, lalu kami beriman kepadaNya. Dan kami sekali-kali tidak akan mempersekutukan seorang pun dengan Tuhan kami.
3. Dan bahwasanya Maha Tinggi kebesaran Tuhan kami, Dia tidak beristeri dan tidak (pula) beranak.
4. Dan bahwasanya orang yang kurang akal dari pada kami dahulu selalu mengatakan (perkataan) yang melampaui batas terhadap Allah.
5. Dan sesungguhnya kami mengira, bahwa manusia dan jin sekali-kali tidak akan mengatakan perkataan yang dusta terhadap Allah.
6. Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan. (QS 72:1-6)