Pages
Blog Archive
About Me
- Ahmad Fauzi
- Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
- Bisa dilihat di http://muso9.com/akudw
Tampilkan postingan dengan label Stop Dreaming Start Action. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Stop Dreaming Start Action. Tampilkan semua postingan
Stop Dreaming Start Action Dalam Perspektif Al-Qur'an
Sabtu, Juli 11, 2009 | Diposting oleh
Ahmad Fauzi |
Edit Entri
Memang tidak mudah untuk melakukan Stop Dreaming. Sejak kecil kita sudah sering ditanya: "Nak, cita-citamu apa?" Lalu kita pun berandai-andai menjadi ini-itu. Tapi sayangnya hal itu jarang ditindaklanjuti dengan Action yang benar. Sehingga sejak kecil kita belum terbiasa dengan budaya Stop Dreaming Start Action. Padahal action ini sudah banyak dicontohkan dalam kitab suci, bagaimana mengelola sebuah mimpi, agar menjadi kenyataan.
Berangan-angan, punya cita-cita, kemauan, kehendak, mimpi-mimpi tentang masa depan bisa dikategorikan dalam istilah Dreaming. Hal itu bisa menjadi pemicu untuk mencapai kehidupan yang lebih baik. Bahkan bila kita yakin mimpi itu suatu hal yang baik, kita wajib segera melaksanakannya dengan action. Ini sesuai dengan perintah yang diterima nabi Ibrahim as, (yang artinya) : "Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: "Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!" Ia menjawab: "Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar." (QS 37:102)
Mendapat jawaban yang meyakinkan dari anaknya, nabi Ibrahim pun langsung take action, melaksanakan perintah yang diperoleh dalam mimpinya. Itu bukanlah usaha yang mudah. Banyak sekali godaan, cobaan, rayuan, intrik bahkan ancaman untuk mengagalkan aksinya. Terutama yang dilakukan gerombolan jin yang terkutuk itu. Namun dengan keteguhan hati yang luar biasa nabi Ibrahim melakasanakan "order", apa pun resikonya. Dan hasilnya sungguh luar biasa. Action ratusan abad yang lalu itu, sampai kini masih kita rasakan manfaatnya. Jutaan umat tiap tahun menyembelih kurban, dan puluhan juta fakir miskin ikut menikmatinya. "Sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu, sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik." (QS 37:105)
Langganan:
Postingan (Atom)